Selalu gagal dalam bisnis jaringan?

Mengapa seseorang gagal atau meninggalkan bisnis jaringan

success-failure3-517x218

Banyak orang bergabung dalam bisnis jaringan setiap tahunnya, ratusan bahkan ribuan orang bergabung dalam bisnis jaringan setiap tahunnya.  Banyak yang meraih kesuksesan dan banyak juga yang mengalami kegagalan. Ada yang berhenti setelah berjalan 3 bulan, ada yang keluar setelah mencoba selama tahun. Lalu mengapa ada yang berhasil dan ada yang tidak berhasil?

Banyak mereka yang bergabung dalam suatu bisnis jaringan (seperti bergabung sebagai independent distributor 4life) tanpa mempelajari perusahaan dan produk yang akan mereka bawa dalam bisnis jaringan. Jika seseorang bergabung dalam bisnis 4life dan setelah mencobanya selama beberapa waktu dan kemudia memutuskan keluar dari bisnis 4life, mereka tidak akan mengalami kerugian karena produk-produk transferfactor yang didapatkan dan starter kit melebihi dari yang mereka bayarkan. Bahkan dukungan dan pelatihan yang mereka terima selama menjalankan bisnis 4life jauh lebih besar nilainya dibanding dengan yang mereka keluarkan.

Banyak juga orang yang gagal berkali-kali dalam menjalankan bisnis jaringan, keberhasilan baru mereka dapatkan setelah melakukannya kembali untuk yang ke 5 atau ke sekian kalinya. Kegagalan bukan berarti menutup peluang seseorang untuk berhasil dalam sebuah bisnis jaringan, justru rangkaian kegagalan akan membuat mereka kaya akan ilmu dan pengalaman yang bisa saja ilmu dan pengalaman ini mengantarkan mereka pada kesuksesan.

Ada 6 hal yang menyebabkan seseorang gagal dalam bisnis jaringan:

1. Tidak tertarik dengan produk yang ditawarkan.

Sulit bagi mereka untuk melakukan presentasi  atau menceritakan suatu produk yang mereka sendiri tidak cintai. Karena itu pilihlah produk yang dicintai sebelum memutuskan bergabung dalam suatu bisnis jaringan.

 2. Kurang pemahaman terhadap produk.

Bisa saja seseorang tertarik terhadap suatu produk, akan tetapi memiliki pemahaman yang kurang sehingga prospek atau konsumen tidak menangkap dengan baik manfaat produk yang ditawarkan. contohnya jika seseorang bergabung dalam bisnis 4life, maka harus memahami produk-produk transferfactor yang akan dipasarkan.

3.  Tidak bergabung pada perusahaan yang tepat.

Sebelum memilih perusahaan bisnis jaringan pelajarilah terlebih dahulu, karena terjun dalam suatu bisnis jaringan tidak hanya ingin mendapatkan hasil jangka pendek akan tetapi jangka panjang.

Pasif income yang stabil biasaya tercipta setelah melewati usia diatas 2 tahun dalam suatu bisnis jaringan. Banyak perusahaan bisnis jaringan yang tidak bisa melewati usia 10 tahun atau bahkan melewati usia 5 tahun saja, beban keuangan yang terus meningkat dan konflik internal manajemen akhirnya membuat perusahaan tutup. Bagi mereka yang sudah mengivestasikan waktu, tenaga dan pikiran untuk membangun jaringan dalam suatu perusahaan mlm tiba-tiba persuahaan tersebut tutup dan tidak beroperasi setelah memasuki usia kurang dari 5 tahun tentu saja ini akan menjadi sesuatu yang menyedihkan dan menyakitkan.

Penting untuk mempelajari terlebih dahulu perusahaan networkmarketing sebelum memutuskan bergabung dalam perusahaan tersebut, mempelajari detail perjalanan, visi dan misi perusahaan dan sebagainya.

 4.  Tidak  memiliki tujuan yang jelas atau impian yang kuat

Seseorang yang menjalankan suatu bisnis jaringan harus punya alasan kuat kenapa mereka harus menjalankan bisnis tersebut. Impian yang belum terwujud adalah sesuatu yang menjadi sumber kekuatan dalam membangun bisnis jaringan.  Seseorang harus punya impian yang jelas dan spesifik untuk diwujudkan dalam bisnis jaringan. Para success line akan membantu mereka mencapai impian-impian tersebut dan bersama-sama dengan mitra-mitra dalam jaringan mewujudkannya.

Penentuan tujuan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang perlu ditetapkan di awal menjalankan bisnis jaringan. Dari tujuan-tujuan ini dibuat kerangka kerja atau program-program kerja untuk mencapainya. Setiap individu dalam jaringan akan memiliki tujuan-tujuan yang berbeda, untuk itu setiap individu dalam team perlu melakukan koordinasi dengan baik agar tujuan-tujuan setiap individu dapat diwujudkan secara bersamaan.

5.  Pelatihan yang kurang memadai

Untuk menjadi ahli dalam bisnis jaringan dan dapat mencapai keberhasilan perlu adanya pengembangan keahlian-keahlian. Seringkali mereka kurang mendapat pelatihan, upline kurang memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan sehingga tidak adanya pengembangan diri.

Bisa juga seorang pebisnis jaringan malas mengikuti pelatihan-pelatihan, arahan-arahan, mentoring dari support sistem dan upline. Mereka berharap jaringan akan terbentuk dengan sendirinya, seperti memasang lotre dan berharap akan keluar sebagai pemenang dan mengambil hadiahnya. Mitra-mitra bisnis yang handal atau leader-leader yang profesional itu dicari dan di bentuk, tidak datang dengan sendirinya. Bisa saja karena faktor keberuntungan hadir seorang leader yang bisa berkembang dengan sendirinya tanpa banyak investasi untuk membesarkannya tapi kesempatan seperti ini biasaya jarang sekali. Misalnya jika seseorang bergabung dengan bisnis 4life, maka pelatihan dasar yang harus diikuti adalah bagaimana perhitungan bonus 4life dan manfaat produk-produk transferfactor.

Ada yang mengatakan bahwa untuk menjadi ahli dalam suatu bidang dibutuhkan 10.000 jam terbang. Jika satu hari mengivestasikan waktu 4 jam maka satu minggu (6 hari) total waktu yang dihabiskan 24 jam dan satu bulan 96 jam, dibutuhkan waktu kurang lebih 8 tahun untuk benar-benar ahli dalam bisnis jaringan atau bisnis mlm.

Seseorang yang terjun dalam bisnis jaringan harus mengasah keahlihan yang dibutuhkan dalam membangun bisnis jaringan. Mungkin sebagian keahlian sudah dimiliki dari pekerjaan sebelumnya, sebagian lagi harus dipelajari dan dilatih oleh mentor-mentor yang sudah berhasil.

 6.  Tidak mendapat dukungan dari sponsor

Terkadang seseorang yang merekrut merupakan seseorang yang baru dalam bisnis jaringan atau mlm, sehingga dengan pemahaman yang minim tidak bisa memberikan dukungan kepada orang yang dia rekrut. Dalam pemasaran berjenjang atau bisnis jaringan ada banyak lapisan sukses line, jika sponsor langsung tidak bisa memberikan pembinaan, maka carilah para sponsor atau sukses line diatasnya  yang bisa memberikan bimbingan.  Sedangkan bagi mereka distributor baru yang sudah bisa merekrut akan tetapi belum bisa melakukan pembinaan maka mintalah bantuan pada sukses line yang ada di atasnya. Jangan biarkan seseorang yang bergabung dalam bisnis jaringan tidak mendapatkan training-training dan bimbingan. Peran sponsor sangat penting, terutama dimasa awal bergabung, memahami apa yang dibutuhkan oleh seseorang yang baru bergabung dan memberikan pelatihan sesuai dengan kebutuhannya.

Winners International network adalah suatu support sistem dalam bisnis 4life, support sitem ini telah terbukti  banyak menciptakan leader-leader sukses. Support sitem ini telah banyak berubah orang biasa menjadi luar biasa. Winners international network memberikan pelatihan-pelatihan, seminar, training yang diberikan secara gratis kepada para member-membernya. Bisnis 4life telah berkembang pesat di Indonesia dengan adanya winners international networks.

Selain mendapatkan dukungan dari support sitem sistem, pelaku bisnis jaringan di 4life akan mendapatkan manfaat kesehatan dari produk-produk 4life transferfactor diantaranya transferfactor trifactor dan transferfactor riovida serta transferfactor chewable yang bisa dinikmati oleh anggota keluarga lainnya mulai dari anak-anak hingga dewasa.

 

Dapatkan info lengkap tentang bisnis jaringan, bisnis 4life, bisnis dari rumah dan manfaat transferfactor, Hubungi kami Fitri Yanti:

Email : fitri@4life-4transferfactor.com

Telp/Wa : Fitri Yanti08123 1000 110 / 0878 9424 7850 Pin BB 2BE3D12E

4life-leader-fitri-yanti-copy

Kami Siap Membantu Anda Untuk Meraih Kesuksesan di Bisnis 4life

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *