Tips komunikasi yang Efektif

Melatih kemampuan komunikasi yang efektif

komunikasi efektif 4life

Keahlian berkomunikasi adalah salah satu keahlian yang harus dimiiki oleh seorang pelaku bisnis jaringan seperti bisnis 4life, yang ingin benar-benar sukses mencapai puncak penghargaan yang diberikan. Keahlihan berkomunikasi harus dilatih dan dilatih terus menerus, ada yang butuh waktu singkat kurang dari satu untuk bisa disebut komunikator yang efektif bia juga lebih dari satu tahun. Semakin banyak latihan yang dilakukan maka semakin keahlian komunikasi akan semakin cepat berhasil sebagai komunikator yang efektif.

Komunikasi dalam bisnis jaringan terdiri dari:

  1. Komunikasi dengan prospek, komunikasi yang efektif akan membuat prospek mudah bergabung dalam bisnis jaringan.
  2. Komunikasi dengan mitra-mitra bisnis atau memimpin group meeting, komunikasi yang efektif lebih mudah untuk mengarahkan, melatih, dan memimpin mereka.
  3. Komunikasi didepan publik, para leader harus bisa berkomunikasi didepan banyak orang untuk memberikan motivasi. Komunikasi didepan publik inilah yang seringkali ditakuti oleh orang-orang yang baru bergabung.
  4. Komunikasi dengan pelanggan-pelanggan, memberikan pelayanan terbaik dapat menciptakan pelanggan-pelanggan yang loyal.
  5. Komunikasi melalui perangkat elektronik. Untuk mempersingkat waktu dan jarak komunikasi penggunakan internet dan gadget sangat efektif. Group meeting bisa di lakukan dari jarak yang berjauhan dari peserta group meeting dengan adanya teknologi.

Bagaimana komunikasi menjadi efektif dan dapat membangun jaringan bisnis 4life dengan waktu yang lebih cepat?  Berikut beberapa tips komunikasi yang efektif yang bisa diterapkan dalam membangun bisnis jaringan 4life:

1. Jadilah diri sendiri

Tampillah dengan gaya sendiri serta menyampaikan sesuatu berdasarkan apa yang dipahami dan dimengerti. Meskipun banyak belajar dari komunikator-komunikator terkenal atau para upline-upline, menirukan bahasa dan kata-kata mereka tapi jangan berusaha menjadi mereka.

2.Jangan Terlalu banyak bicara dan sedikit mendengarkan.

Memberikan presentasi yang terlalu detail terhadap prospek baru bisa menjadi tidak efektif, karena terlalu banyak informasi bisa membuat mereka bingung. Ada yang mengatakan semakin banyak yand didengar, semakin banyak yang dilupakan dan semakin sedikit yang diingat.

Kumpulkan informasi dengan banyak bertanya dan berikan informasi yang relevan dengan kondisi mereka dan lihat respon yang mereka berikan. Jika mereka tidak merespon seperti apa yang kita inginkan, berarti komunikasi belum efektif mencapai sasaran. Teruslah menggali informasi tentang mereka dan kemudian memberikan informasi yang relevan untuk mendapatkan respon yang diinginkan.

3. Kenali prospek atau audiens

Ketika tampil memberikan presentasi pelajari terlebih dahulu audiens. Berikan presetasi berdasarkan berdasarkan sudut pandang dan kebutuhan audiens atau prospek. Lengkapi data-data yang mungkin diperlukan pada saat presentasi berlangsung.  Prospek yang termasuk dalam katerogri burung merak (prospek yang mencari perhatian public dan cerita) persiapan yang dibutuhkan foto-foto dan even-even yang memberikan penghargaan, kemeriahan acara-acara, perjalanan-perjalanan menyenangkan. Presentsi harus dibawakan dengan santai dan penuh canda tawa. Prospek yang masuk dalam kategori burung merpati (prospek yang ingin berkonsentasi pada masalah sosial) memerlukan foto-fot atau agenda-agenda kegiatan sosial yang ada

4. Membuat persiapan yang matang

Lakuan persiapan presentasi yang matang, karena semakin matang persiapan maka kualitas presentasipun akan semakin baik. Presentasi yang hanya berdurasi satu jam atau 30 menit bisa berdampak besar bagi audiens jika apa yang disampaikan merupakan sesuatu yang mereka butuhkan dan informasi yang ingin kita sampaikan bisa diterima dengan baik. Persiapan yang terburu-buru akan menghasilkan kualitas presentasi yang buruk, terutama bagi distributor 4life yang baru dan belum punya banyak pengalaman.

Melakukan latihan didepan kaca berkali-kali adalah salah satu cara terbaik untuk latihan sebelum melakukan presentasi yang sesungguhnya.

5. Mengatasi rasa gugup

Rasa gugup dan paling banyak ditakuti oleh distributor baru 4life adalah ketika harus berbicara didepan publik, mengatasi rasa gugup dengan melakukan persiapan sebelum tampil ke atas panggung. Selain itu rasa gugup bisa dihilangkan dengan berteriak diawal pembicaraan, misalnya dengan mengucap “selamat pagi, Apa kabar”.

 6. Berbicara pelan, jangan terlalu cepat.

Jangan bicara dengan pengucapan kata yang terlalu cepat, bicaralah pelan-pelan kata perkata agar audens memahami apa yang kita ucapkan.  Seringkali karena gugup berbicara cepat, atau kebiasaan berbicara cepat.

7. Komunikasi via elektronik

Menggunakan elektronik untuk meningkatkan kuantitias komunikasi dan mempersingkat waktu serta  menghemat biaya. Komunikasi via elektronik harus dikombinasikan dengan pertemuan atau tatap mata langsung karena respon dapat diketahui secara langsung.

8. Persiapkan tools atau peralatan yang dibutuhkan

Persiapkan peralatan, seperti VCD, buku-buku, majalah, jurnal  yang dibutuhkan untuk mendukung presentasi.

9.  Sukses Story

Lengkapi presentasi dengan kisah-kisah nyata yang menarik tentang keberhasilan orang-orang yang sudah terbukti di sukses di bisnis 4life, karena orang menyukai cerita kisah nyata.  Selain itu juga bisa menceritakan pengalaman sendiri setelah konsumsi produk-produk 4life transferfactor. Bumbui presentasi dengan lelucon, anekdot dan humor yang membuat susana tidak tegang dan relex.

10.   Buang kayu Mati dalam presentasi

Buang “kayu mati”artinya hilangkan hal-hal yang tidak penting selama presentasi, hal-hal tidak relevan dengan audience. Presentasi yang terlalu panjang malah membosankan audiens, misalnya terlalu banyak slide malah membuat audiens  bingung dan tidak menangkap point-point presentasi.

11.   Evaluasi presentasi

Lakukan evaluasi setiap kali melakukan presentasi, mintalah masukan dari para para sukses line. Bagian mana dari presentasi yang sudah bagus atau yang harus ditingkatkan lagi. Evaluasi dapat berupa :

  • Ajukan  pertanyaan seputar presentasi untuk mengetahui apakah audiens memahami apa yang kita sampaikan, misalnya apakah audiens memahami manfaat dari produk-produk transferfactor, marketing plan secara garis besar dan sebagainya.
  • Apakah audiens menyimak dengan seksama dari awal hingga akhir presentasi. Jika presentasi membosankan maka akan terlihat dari bahasa tubuhnya seperti sering  melihat jam, mulai gelisah, sering memainkan handhpone dan sebagainya.
  • Apakah penampilan secara fisik seperti pakaian sudah memberikan efek yang bagus bagi audiens.
  • Dsb.

12.   Berdoa

Dapatkan info lengkap tentang bisnis jaringan, bisnis 4life, bisnis dari rumah dan manfaat transferfactor serta gabung member 4life, Hubungi saya Fitri Yanti :

Email : fitri@4life-4transferfactor.com

Telp/Wa : Fitri Yanti 08123 1000 110 /0878 9424 7850 Pin BB 2BE3D12E

4life-leader-fitri-yanti-copy

Asah Kemampuan Komunikasi Anda dan Jadilah Komunikator Yang Efektif dalam Bisnis Jaringan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *